Enam Sembilan



Bayangkan ada tempat pembuangan sampah dan tempat itu dikunjungi oleh tempat orang dengan latar belakang yang berbeda yang tentu memiliki sudut pandang yang berbeda pada tempat itu. 

Orang pertama adalah orang biasa. Orang ini berpikir bahwa tempat sampah itu kotor, bau, dan sumber penyakit. Jangan sekali-kali datang ke tempat itu. 

Orang berikutnya adalah pemulung. Pemulung melihat tempat sampah itu adalah ladang rezeki. Dia bisa mengambil barang-barang bekas di sana dan menjualnya. 

Orang ketiga adalah pemerhati lingkungan. Orang ini melihat bahwa sampah itu bisa dipilah mana yang bisa didaur ulang dan mana yang bisa diolah menjadi pupuk kompos. 

Orang terakhir adalah peneliti kesehatan. Ia melihat dan menganalisis bakteri apa yang terkandung dalam sampah tersebut. Potensi penyakit apa yang akan timbul pada masyarakat sekitar jika terkontaminasi sampah tersebut. 

Dari satu hal saja bisa diambil berbagai sudut pandang. Berbeda tapi semuanya bear. Seperti melihat angka enam dari sisi yang bersebrangan bisa jadi angka sembilan. 

Nah, Saat menilai seorang apakah kita melihat dari sisi positif atau negatifnya?'