Pikiran, badan dan jiwa. Kebutuhan ketiganya harus seimbang. Tidak ada yang lebih unggul antara satu dengan yang lainnya.
Pikiran (mind) diisi dengan belajar, membaca buku, berdiskusi, body dipelihara dengan berolahraga, dan jiwa diisi dengan ibadah dan meditasi.
Jika badan sehat dan jiwanya bagus tapi mind atau kecerdasannya tidak dikembangkan maka tidak akan banyak ide-ide yang keluar darinya. Badannya bisa bergerak bebas tapi nggk banyak ide yang akan dieksekusi untuk maju.
Jika pikiran dan jiwa saja yang diisi tapi kebutuhan badan akan kesehatan tidak terpenuhi maka dia tidak akan maksimal mewujudkan ide-ide yang ada di kepalanya. Dia punya ide-ide yang cemerlang dan punya empati yang tinggi untuk membantu orang lain tapi dia tidak bisa bergerak dengan maksimal jika badannya ringkih dan tidak fit.
Jika badannya sehat dan dan otaknya cerdas tapi jiwanya tidak diisi maka dia akan menjadi arogan, menjadi preman, tidak punya empati. Menipu karena dia cerdas dan kasar karena badannya kekar dan tidak peduli pada perasaan orang lain.
Maka dari itu, ketiganya harus seimbang.
